Monthly Archives: January 2012

Panggil Pemiliknya

Standard

Seorang santri bertanya kepada kiainya, “Sudah sepuluh tahun saya menuntut ilmu. Kini bolehkah saya pulang kampung untuk mengamalkan ilmu saya?”

“Memang sudah saatnya engkau pulang kampung” jawab kiai. “Tetapi, aku ingin tahu, berapa besar biaya yang kau belanjakan selama belajar disini?”

“Cukup untuk mendirikan dua buah rumah.”

“Apakah kampungmu ada setan?”

“Dimana-mana ada setan, Kiai,” jawab santri, menyangka gurunya sedang menguji.

“Jika setan menggodamu, apa usahamu untuk menolaknya?”

“Saya akan berusaha dengan berbagai upaya lahir dan batin”, ujar si santri, masih menganggap kiai telah menguji ilmunya.

“Kalau setan bersikeras tetap menggodamu, apa yang engkau lakukan?”.

“Saya akan berusaha dan terus berusaha”.

“Bila demikian umurmu habis hanya untuk melawan setan. Lalu kapan kesempatanmu untuk beribadah kepada Tuhan?”. ucap kiai dengan telak, menyebabkan santri terpacak diam.

“Kalau engkau berjalan dengan seorang pengembala kambing, di dekatnya ada anjing galak yang siap menerkam kalian  dari segala penjuru, sedangkan yang kau lakukan hanya berusaha menghalaunya, kapan engkau punya waktu untuk menyelamatkan diri?”.

“Jadi, apa yang harus saya lakukan, Kiai?” tanya santri kebingungan.

“Panggil pemilik anjing itu, jika perlu berteriaklah berkali-kali supaya dia mencegah anjingnya menyerangmu”.

Si santri makin termangu. Alangkah bodohnya aku. Dan alangkah bodohnya mereka yang mencari pertolongan tidak kepada Dzat yang mempunyai kekuatan untuk menolong.