KISAH CINTAKU

Standard

Kata Cinta mungkin kata yang sering aku dengar. Sejak SD sampai dengan perguruan tinggi saat aku masih sering mendengar kata-kata cinta. Aku anggap ini adalah hal yang wajar karena setiap orang dianugrahi cinta. Mendengar kata cinta ini aku teringat tentang kata yang berbunyi “cinta tidak bisa dipaksa”. Menurut saya itu salah. Apanya yang salah. Mari kita buktikan !

Saya pernah jatuh cinta dengan serorang gadis sebut saja namanya Ica. Kebetulan Ica itu sangat menyukai kucing sehingga banyak sekali kucing di rumahnya. Hal itu bertolak belakang denganku. Mengapa saya membenci kucing?. Ya, karena setiap kali saya makan makanan favorit saya yatu ikan asin saya harus berebut terlebih dahulu dengan kucing. Sialnya lagi saya selalu kalah cepat. Tetapi dari hal itulah saya mendapat ide bagaimana cara menaklukkan kucing. Maka setiap saya ingin pergi kerumah Ica, saya tidak lupa membawa ikan asin. Ini sungguh kisah cinta yang tragis. Dimana setiap orang selalu mengungkapkan cinta dengan bunga tetapi saya selalu ungkapkan cinta denga ikan asin. Tetapi ini demi cinta saya harus kuat menjalaninya.

Suatu ketika saat aku berada di rumahnya kebetulan Ica sedang pergi ke warung. Terpaksa aku harus menunggu. Ternyata kucing-kucing peliharaannya juga sudah menungguku. Dan inilah hal yang paling aku tunggu, suatu kesempatan untuk bicara dengan kucing-kucing itu. Aku lalu mendekati kucing-kucing itu.

“ Hai kucing kamu terlihat cantik hari ini “

“ meeooowww “, jawab kucing

“ Aku punya sesuatu yang spesial untukmu “

“ meeooowww “, jawab kucing dengan nada bahagia

“ Aku bawa ikan asin untukmu “, sambil mengeluarkan ikan asin dari tas.

“ meeooowww…. meeooowww “, sahut kucing dengan bahagia

Melihat kucing itu makan dengan lahapnya aku jadi lapar.

“ Cing, aku boleh minta ikannya nggak ? aku lapar banget nich “, pintaku dengan nada kasihan.

“meeooowww “.

“ Serius cing, asyik… “.

Akhirnya kami berdua ( aku dengan kucing ) makan bersama. Dari situlah muncul benih-benih cinta.

“ Cing, kamu ingin tahu nggak perasaanku saat ini ? “.

“ meeooowww “.

“ Tapi aku malu ingin mengatakannya “.

“ meeooowww “ seakan-akan kucing itu bilang “ katakan saja jangan malu-malu “.

“ Aku cinta sama kamu, mau nggak kamu jadi pacarku “.

“ meeooowww “.

“ Serius cing. Kamu mau menerima aku “.

Akhirnya kami jadian. Inilah sebuah cerita cinta yang sangat romantis yang pernah saya alami. Ini membuktikan bahwa cinta awalnya harus dipaksa untuk berani berkorban demi mendapatkan cinta.

Dan anda mungkin telah saya paksa untuk membaca cerita fiktif yang tidak pernah saya alami dalam hidup ini. Tetapi bagi yang membacanya saya ucapkan terima kasih. Meeooowww.

Advertisements

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s