Didi Kempot – Layang Kangen

Standard

Layangmu tak tompo wingi kuwi
Wis tak woco opo karepe atimu
Trenyuh ati iki moco tulisanmu
Ra kroso netes eluh ning pipiku

Umpomo tanganku dadi suwiwi
Iki ugo aku mesti enggal bali
Ning kepriye maneh mergo kahananku
Cah ayu entenono tekaku

Reff:
Ra maido sopo wong sing ora kangen
Adoh bojo pingin turu angel merem
Ra maido sopo wing sing ora trenyuh
Ra kepethuk sawetoro pingin weruh
Percoyo aku, kuatno atimu
Cah ayu entenono tekaku

Doel Sumbang & Lilis Karlina – Kalau Bulan Bisa Ngomong

Standard

Wahyu Affandi atau lebih dikenal dengan Doel Sumbang (lahir di Bandung, Jawa Barat, 16 Mei 1963) adalah seorang musisi asal Jawa Barat, mengawali karier di dunia teater pada “teater Remy Silado” , dari sanalah ia mendapatkan nama julukan “Doel” , nama “Sumbang” dikaitkan dengan lagu-lagunya yang nyeleneh, vulgar, tengil. Ia juga dikenal lewat duetnya dengan Nini Carlina lewat lagu Kalau Bulan Bisa Ngomong, Aku Cinta Kamu dan Rindu Aku Rindu Kamu serta duetnya dengan Ikko lewat lagu Cuma Kamu.

Lagu “kalau bulan bisa ngomong” ini merupakan salah satu lagu favorit saya karena liriknya lucu tapi romantis, terkesan slengekan tapi serius..seperti itulah adanya ๐Ÿ™‚

Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
Dia jujur takkan bohong
Seperti anjing melolong
Tiap hari ku teriakkan
namamu, ya namamu

Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
Ada cinta yang terlalu
Ada rindu yang terlalu
Semua serba terlalu
padamu, ya padamu

Aku kehabisan kata
dan hampir tak dapat bicara
Dalam hati hanya ada rasa
yang tak dapat kuwakilkan
pada sajak lagu atau bunga

Demi kamu aku pamit
Sebentar aku ke langit
Akan kugendong rembulan
Kukantongi bintang-bintang
Segera kubawa pulang
(untukmu,) ya untukmu

Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
Sayang bulan tak bisa ngomong
Coba kalau bisa ngomong
Dia pasti tak akan bohong
tentang cinta, cinta kita

Kedudukan Uang

Standard

Uang

Jangan kau letakkan uang dalam pikiranmu karena dia akan membebani hidupmu

Jangan kau letakkan uang dalam saku celanamu karena dia akan memberatkan langkahmu

Letakkan pada telapak tanganmu tanpa kau genggam supaya mudah tuk berbagi 

 

Padi – Mahadewi

Standard

http://www.4shared.com/embed/94192640/b65e7da4

 


hamparan langit maha sempurna bertahta bintang-bintang angkasa namun satu bintang yang berpijar teruntai turun menyapa aku  ada tutur kata terucap ada damai yang kurasakan bila sinarnya sentuh wajahku kepedihanku pun terhapuskan  alam rayapun semua tersenyum merunduk dan memuja hadirnya terpukau aku menatap wajahnya aku merasa mengenal dia  tapi ada entah di mana hanya hatiku mampu menjawabnya Mahadewi resapkan nilainya pencarianku pun usai sudah  Mahadewi resapkan nilainya Mahadewi tercipta untukku

 

Panggil Pemiliknya

Standard

Seorang santri bertanya kepada kiainya, “Sudah sepuluh tahun saya menuntut ilmu. Kini bolehkah saya pulang kampung untuk mengamalkan ilmu saya?”

“Memang sudah saatnya engkau pulang kampung” jawab kiai. “Tetapi, aku ingin tahu, berapa besar biaya yang kau belanjakan selama belajar disini?”

“Cukup untuk mendirikan dua buah rumah.”

“Apakah kampungmu ada setan?”

“Dimana-mana ada setan, Kiai,” jawab santri, menyangka gurunya sedang menguji.

“Jika setan menggodamu, apa usahamu untuk menolaknya?”

“Saya akan berusaha dengan berbagai upaya lahir dan batin”, ujar si santri, masih menganggap kiai telah menguji ilmunya.

“Kalau setan bersikeras tetap menggodamu, apa yang engkau lakukan?”.

“Saya akan berusaha dan terus berusaha”.

“Bila demikian umurmu habis hanya untuk melawan setan. Lalu kapan kesempatanmu untuk beribadah kepada Tuhan?”. ucap kiai dengan telak, menyebabkan santri terpacak diam.

“Kalau engkau berjalan dengan seorang pengembala kambing, di dekatnya ada anjing galak yang siap menerkam kalian  dari segala penjuru, sedangkan yang kau lakukan hanya berusaha menghalaunya, kapan engkau punya waktu untuk menyelamatkan diri?”.

“Jadi, apa yang harus saya lakukan, Kiai?” tanya santri kebingungan.

“Panggil pemilik anjing itu, jika perlu berteriaklah berkali-kali supaya dia mencegah anjingnya menyerangmu”.

Si santri makin termangu. Alangkah bodohnya aku. Dan alangkah bodohnya mereka yang mencari pertolongan tidak kepada Dzat yang mempunyai kekuatan untuk menolong.

 

Daniel Sahuleka – Dont Sleep Away The Night

Standard

http://www.4shared.com/embed/480091833/5377bc7c

lyric

Tomorrow’s near, never I felt this way
Tomorrow, how empty it’ll be that day
It tastes a bitter, obvious to tears that I hide
To know that you’re my only light
I love you, oh I need you
Oh, yes I do

Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
Oh, I love you

How many lonely days are there waiting for me
How many seasons will flow over me
‘Till the emotions make my tears run dry
At the moments I should cry
For I love you, oh I need you
Oh, yes I do

Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
And every minute is worthwhile
It makes me so afraid

Don’t sleep away this night my baby
Please stay with me at least ’till dawn
It hurts to know another hour has gone by
The reason is still I love you

[Daniel Sahuleka copyright 2010]