Pengirim

:

Toni Boster Waluyo ( Wathon Muni Ndobos Banter tur Wathon Suloyo )

Alamat

:

Jl. Rinjani 2098, Cilacap, Papua

Mbah, saya sampai saat ini masih penasaran tentang sapi dan kerbau. Saya itu bingung kenapa sapi itu berwarna putih sedangkan kerbau berwarna abu-abu. Ketika saya bertanya tentang hal itu kepada teman-teman, saya malah ditertawakan dan jawabanya kurang memuaskan, mereka hanya menjawab itu sudah takdir. Jadi saya ingin mendapat jawaban yang logis dan ilmiah dari Mbah Kubro. Terima Kasih

Jawab :

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada saudara Toni Boster Waluyo yang telah mempercainya Mbah Kubro. Semoga amal ibadah saudara diterima disisi-Nya. Amin

Dahulu kala sapi dan kerbau adalah sahabat karib. Kemana-mana mereka selalu berdua. Pada saat itu justru kerbau yang berwarna putih sedangkan sapi berwarna abu-abu. Karena mereka selalu berdua kemana-mana sampai mandi pun mereka tetap berdua.

Pada suatu hari mereka sedang berjalan-jalan di hutan untuk mencari rumput. Setelah sampai di padang rumput tempat mereka makan. Mereka tidak segera makan tetapi malah mandi dulu di kali untuk melepas lelah setelah berjalan jauh ke hutan. Tak sabar mereka ingin segera mandi. Akhirnya kerbau dan sapi segera melepas pakaiannya. Dan masuklah mereka berdua ke kali.

Ketika asyik mandi mereka mendengar auman sang Harimau “ Hauuuunnngg… hauuunngg “.

Ternyata harimau tersebut sudah mengintai keduanya sejak masuk ke hutan. Mereka berdua panik dan segera menyudahi mandinya. Mereka terburu-buru. Saking terburu-burunya baju mereka tertukar. Sapi memakai bajunya kerbau sedangkan kerbau memakai baju sapi tetapi mereka tidak sadar akan hal itu. Setelah mereka sadar, kerbau ingin memakai bajunya kembali tetapi sapi tidak mau.

“ Moooohhhhh….moooohhhh…” jawab sapi

Jadi itulah awalnya mengapa sapi sekarang berwarna putih dengan baju yang kebesaran dan selalu berkata “ moooohhh “. Sedangkan kerbau saat ini berwarna abu-abu dengan baju yang ketat dan selalu diam.

Itulah jawaban Mbah Kubro yang dirasa paling logis dan sangat ilmiah. Semoga bisa memuaskan hati saudara Toni Boster Waluyo. Terima Kasih.

Bulan Januari ini identik dengan hujan atau orang sering bilang Januari ( hujan sehari-hari ). Ada satu pertanyaan tentang hal apa yang paling enak dilakukan pada saat hujan ? dan serempak jawabannya adalah berteduh. Menurutku jawaban ini belum lengkap karena ada banyak hal yang bisa kita lakukan pada saat berteduh selain untuk mengunggu hujan reda yaitu mendengarkan campursari :D

Mungkin dasar kuping ndeso jadi hal yang paling enak ya dengerin campursari. Pokoknya asyik deh pagi-pagi dengerin campursari saat hujan terus ditemenin kopi+roti bolang-baling. Orang jawa bilang iso lenyeh-leyeh ngrungoke campursari esuk-esuk (baca: bisa santai dengerin campursari pagi-pagi ). Bila anda termasuk penggemar campursari atau yang belum tahu campursari anda bisa nikmati campursari ini. Untuk sekedar pengibur dan menemani pagi anda saat hujan silakan download lagu campursari berikut.

 

Didi Kempot – Nunut Ngeyup.mp3

Didi Kempot – Ketaman Asmara.mp3

Didi Kempot – Layang Kangen.mp3

Didi Kempot – Anoman Obong.mp3

Didi Kempot – Adus Opo Raup.mp3

Bossanova Jawa – Lingsir Wengi.mp3

Bossanova Jawa – Tanjungmas Ninggal Janji.mp3

Selamat menikmati lagu-lagu campursari diatas

Selasa ( 06-Januari-2009 ) adalah hari libur untuk minggu tenang oleh karena itu saya memutuskan untuk pergi ke rumah Wisnu SEMFUCK yang berlokasi di Kasihan Bantul yang lokasinya tidak jauh dari rumahku. Sesampainya di rumah Wisnu, saya mendapati Wisnu dengan wajah yang kucel, acak-acakan persis seperti sempak ( baca: kolor ) yang belum dicuci selama tujuh hari tujuh malam. Setelah bertemu, Wisnu mempersilakanku untuk masuk sambil menunggunya mandi. Sambil menunggu Wisnu mandi saya memutuskan untuk membaca buku yang ada di kamarnya. Setelah beberapa kali membolak-balik buku Wisnu belum juga selesai mandi. Ternyata lama juga Wisnu saat mandi. Saya baru ingat bila hobi dari Wisnu adalah mandi besar .

(more…)

Tuhanku, anugerahilah aku ketenangan pikiran

jangan Engkau biarkan aku berbolak-balik

dalam pembaringan yang penuh dengan duri-duri keraguan.

Anugerahilah aku kemampuan menghadapi sebanyak

mungkin manusia, tetapi bukan hanya

kemampuan menghapus kesedihan yang bergelimang dari

mata mereka, tetapi juga kemampuan menanam pohon

harapan di setiap hati yang sedang sedih dan gundah

(more…)

Next Page »